Marah?
Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu bahwa Rasululloh Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, yang artinya: "Tidak akan terjadi hari kiamat sebelum kaum Muslimin memerangi orang-orang Yahudi. Kemudian kaum Muslimin membunuh mereka sampai orang Yahudi bersembunyi di belakang batu atau pohon. Maka batu -atau- pohon itu berkata :" Wahai Muslim, wahai hamba Alloh, ini di belakangku ada Yahudi, kemarilah lalu bunuhlah". Kecuali pohon Gharqad (sebuah pohon berduri yang dikenal dikalangan bangsa Yahudi), sesungguhnya Gahrqad itu adalah salah satu pohon bangsa Yahudi." Tidak sengaja saya mendengar hadis ini di radio beberapa hari yang lalu. Then, I was thinking. "Kalau sekarang umat Islam menang, dan membunuh tentera Yahudi? Adakah akan berlaku kiamat sekarang?" Bukanlah saya ingin memohon tentera Islam dikalahkan dan supaya mereka tidak membunuh Yahudi, supaya kiamat dilewatkan. Kiamat itu pasti, hanya Allah yang tahu. Soalnya, seandai kiamat akan berlaku dalam masa terdekat, sudah bersediakah kita? Rata2 orang marah dengan sikap biadap Yahudi terhadap orang2 Islam di Palestine. Ya, anda berhak marah. Paling tidak pun, disudut kemanusian. Namun, cukupkah marah2 tanpa tindakan susulan. Cukupkah kita menangis tetapi kembali melakukan kemungkaran? Cukupkah kita menyertai demonstrasi tetapi aqidah sendiri masih tidak jelas? Ingatlah, kita yang mencorakkan hidup kita sendiri, kita yang memilih hidup sendiri. Paling tidak pun, sedarlah apa yang berlaku berkait rapat dengan kelalaian orang Islam. Apa sahaja musibah yang menimpa kamu, adalah daripada Perbuatan kamu sendiri, dan Allah memaafkan Kebahagian besar dari kesalahanmu. (42:30) Saya heran kepada orang yang mengajak berdoa agar Allah menghancurkan Israel, bahkan menbandingkan situasi kini dengan perang badar atau perang2 lain di zaman Rasulullah. Ketika itu umatnya, mempunyai aqidah jelas, ibadah yang sahih untuk Allah semata, dan jihadnya untuk menegakkan kalimah Rabbnya. Saya ragu, adakah kita sekarang seperti itu? Paling tidak pun, lihat pada diri saya sendiri, ada something wrong with me, ada bocor2 yang perlu ditampal. (minta ditegur andainya pendapat saya silap). Bukan saya ragu yang Allah itu Maha Kaya, yang bersifat 'suka hati aku la nak buat apa pun'. Kun fayakun. Walaupun kita tidak meminta, Allah mampu bagi. Saya seru rakan2 memohon kepada Allah, jangan stopkan permohonan kita. Namun, seiring dengan itu, ubahlah sikap kita. Luruskan aqidah kita. Sahihkan ibadah kita. Walaupun mungkin tak mampu menjadi seperti Rasulullah atau para sahabat, sekurang2nya kita berusaha ke arah itu. Paling tidak pun, berjihadlah mengikut bidang kita, diatas jalan yang telah ditetapkan Allah. Mungkin sekarang di Gaza, siapa tahu suatu hari nanti, mungkin Malaysia pula sasarannya? (Na'uzubillah) Whatever pun, bersedialah!! Bekerjalah sekarang, jangan buang masa percuma.. Dan sediakanlah untuk menentang mereka (musuh yang menceroboh) segala jenis kekuatan yang dapat kamu sediakan…. (8:60) Izinkanlah aku bercerita
Sebuah kisah yang telah engkau tahu
Dari kaca TV dan di dada-dada akhbar
Kau sendiri melihat dan mendengarnya bukan?
Penganiayaan satu bangsa terhadap
Satu bangsa yang lain
Begitulah apabila kemanusiaan
Di penghujung kewarasan
Merengkok tubuh mungil
Di atas pasir berbumbung langit
Entah apalah dosanya
Rebah dihinggap peluru yang tak bermata
Berkawat lasykar angkuh
Di balik jentera perisainya
Berselendangkan senjata
Tiada belas nuraga nun dihatinya
Dunia bagai pejamkan mata
serta terpasung tangannya
tidak mampu berbuat apa
sedangkan mungkar beraja... oh
(oh mengapa?... ohhh)
Netzarim, Khan Yunis, Gaza, Jenin,
Namlus dan sepanjang tebing barat
Hari demi hari
Lasykar angkuh ini
Terus mengganas mencari mangsanya
Kanak-kanak atau orang tua
Tidak mengapa
Pada mereka sama sahaja!
Mengalir darah merah
Di atas bumi suci Anbia
Laungan Intifada
Bergema membakar semangat perjuangannya
Sampai bila...?
Sampai bilakah penindasan dan
Kekejaman ini akan berterusan?
Sampai bilakah bumi Anbia ini akan terus
Terkapai-kapai mencari keadilan dan kebebasan?
Aku sendiri menanti jawapnya





1 iigusa:
ttg hadis tersebut: satu hari nanti org muslim boleh dengar batu serta pohon berbicara, utk perangi yahudi..... so kita kena lahirkan golongan yg macam ni.... yg boleh dengar batu serta pohon berbicara.... tak mustahil!!!
Post a Comment